Rabu, 21 Juli 2010

Wayang Potehi


Siang itu suasana Jalan Raya Dukuh, Surabaya terlihat ramai dengan lalu lalang kendaraan dan aktifitas masyarakatnya. Namun, kondisi ini kontras dengan yang ada di dalam Klenteng Hok Tek Hian, sepi dan hanya ada 10 orang yang mulai bergegas beraktifitas.

Sebagian dari mereka ada yang mulai masuk ke sebuah ruangan, yang diperuntukan untuk pementasan Wayang Potehi. Sejurus kemudian, mulai terdengar bebunyian irama dari alat-alat musik. Seperti erhu (rebab besar), yana (rebab kecil), yang disusul siopak (kecer kecil), tua pah (kecer besar), jui (selompret), sioklo (gembreng kecil), tuak lo (gembreng besar), dongkok (tambur), pan (kayu ritme), dan beberapa peralatan lainnya yang biasa mengiringi pementasan potehi.

Ialah sukar mujiono (40) salah seorang dari segelintir orang yang menjadi dalang wayang potehi. Bersama tiga orang “anak buahnya” ia mulai memainkan lakon potehi, ada atau tidak ada orang yang menonton, pementasan wayang potehi harus tetap di gelar” ujar pria berkumis ini. “Karena selain untuk melestarikan budaya, potehi merupakan hiburan persembahan untuk dewa-dewa” tambahnya.

Sukar mujiono bersama kawan-kawanya tergabung dalam kelompok Tiga Merpati, tiap hari selasa dan kamis mereka “manggung” di Kelenteng Ho Tek Hian, dua kali pentas dalam sehari yaitu jam 09.00 dan 13.00. di luar itu mereka kerap kali mengisi undangan pentas di luar kota bahkan sampai ke Kalimantan. (wt)










Senin, 09 Februari 2009

PhotoPassion
































Model : Ajeng n Ipoet

Photopassion merupakan tema yang dipilih oleh Komunitas HIMARPHOSE dalam acara yang di gelar di House of sampoerna, sabtu 7 feb 09. hasil jepretan beberapa mahasiswa ini akan di pamerkan di Royal Plaza 14 Feb 09.

Minggu, 30 November 2008

Senin, 21 Juli 2008

Bromo Mountain


Jelajah Gunung Bromo
Coming Soon....


Selasa, 17 Juni 2008

Republik Anthurium

Anthurium merupakan tanaman Hias yang sempat membuat Heboh gara-gara harganya yang fantastis. banyak orang yang tergiur bahkan beralih terjun ke bisnis si "Raja daun" ini walaupun mereka sendiri tidak memiliki pengetahuan di bidang tanaman, keuntungan yang cepat dan menjanjikan menjadi jaminannya. fenomena ini yang diangkat oleh Teater Tetas dalam penampilannya di Festival Seni Surabaya tanggal 13 juni lalu. budaya masyarakat indonesia saat ini yang kebanyakan memilih cara-cara Instan untuk mencapai tujuan di gambarkan apik dalam pementasan teater Tetas kali ini. di dukung juga dengan tarian ritmis dan musik yang rancak menyajikan tontonan ini enak untuk dinikmati.

Sabtu, 14 Juni 2008

Les Separations











Les Separations ( perpisahan ) merupakan judul yang diangkat oleh seorang pantomers dari prancis Philipe Bizot dalam pementasannya di Festival seni Surabaya Senin 9 juni 2008 lalu. dengan tata lampu dan properti yang sederhana ia menampilkan atraksi yang cukup memukau ratusan pengunjung di Gedung utama, Balai pemuda. ia memang sengaja menunjukan kekuatan seni pantomim lewat ekspresi dan suasana yang terbangun.